Profil Persiba Balikpapan
Persatuan Sepakbola Indonesia Balikpapan telah berdiri semanjak tahun 1950. Klub yang berasal dari Kota Minyak Balikpapan ini mulai menunjukkan eksistensi semenjak digulirkannya Liga Indonesia musim 1994/95. Relatif mengalami prestasi yang naik turun dan sempat bermain di kompetisi Divisi I selama lima tahun akhirnya Persiba kembali ke Divisi Utama tahun 2004. Dukungan finansial yang mapan juga sangat memberikan pengaruh terhadap eksistensi Persiba di ISL dan sanggup bertahan di kompetisi level atas.
Musim perdana Persiba 2008/09 di ISL berakhir pada posisi ke-12 klasemen. Musim berikutnya tim Beruang Madu langsung menggebrak dengan menempati posisi ke-3 di akhir musim-bahkan sempat beberapa kali muncul sebagai pemuncak klasemen. Inkonsistensi membuat penampilan Persiba jatuh bangun pada musim 2010/2011 sehingga posisinya melorot ke peringkat 10.
Klub yang berasal dari Kalimantan Timur memang dikenal dengan kemampuan finansial serta manajemen yang sangat baik. Persiba Balikpapan memanfaatkan keunggulannya ini dengan efektif mulai dari rekrutmen pemain hingga sistem kontrak yang sangat eksklusif. Mantan top skorer ISL 2009/2010 Aldo Barreto ataupun mantan pemain belakang Mijo Dadic pernah merasakan kontrak bersama tim Beruang Madu.
Untuk para pendukung Persiba memiliki kelompok suporter bernama Balistik atau singkatan dari Balikpapan Suporter Fanatik. Balistik juga dikenal memilki hubungan yang baik dengan suporter dari kelompok lain dan dikenal aktif menghadiri silaturahmi antar suporter.
Menghadapi ISL 2011/2012 tim Beruang Madu masuk nominasi sebagai unggulan calon tim juara. Dengan skuad berisi pemain semacam Aldo Barreto, Kenji Adachihara, I Made Wirawan serta beberapa pemain muda berpengalaman di kompetisi nasional, banyak yang menjagokan Persiba akan mencapai targetnya menjadi juara Liga Super Indonesia untuk yang pertama kali.

