TUTUP
TUTUP
PROFIL TIM
Persela Lamongan
Liga
:
Liga Super Indonesia , Inter Island Cup
Kota
:
Lamongan
Berdiri
:
1967
Stadion
:
Stadion Surajaya
Manajer
:
Edward Tjong
Official Website
:
SEJARAH SINGKAT

Profil Persela Lamongan

Persatuan Sepakbola Lamongan berdiri pada periode April 1967 dan saat ini bermarkas di kota Lamongan Jawa Timur. Klub ini juga dijuluki dengan Laskar Joko Tingkir-diambil dari nama salah seorang tokoh pendiri kerajaan Pajang yang merupakan kelanjutan Kerajaan Demak. Relatif belum banyak dikenal sebelum kompetisi Liga Indonesia tahun 1994, Persela muncul sebagai klub yang opportunis melihat antusiasme yang diperlihatkan oleh para penggemarnya.  

Saat dimulainya format kompetisi Liga Indonesia tahun 1994, Persela Lamongan mengawali kompetisi dari Divisi II. Selama lebih kurang 7 tahun bermain di Divisi II akhirnya tahun 2001 berhasil menembus Divisi I. Puncaknya pada tahun 2003 mereka menembus Divisi Utama Liga Indonesia lewat babak play-off di stadion Manahan Solo. Dari sini perjalanan Laskar Joko Tingkir bisa dikatakan mulus sebagai tim medioker dan selalu stabil berada di papan tengah klasemen akhir.

Bahkan pada kompetisi perdana Liga Super Indonesia tahun 2008 Persela berada di peringkat ke-6 klasemen dan mengumpulkan jumlah poin 54, sama dengan juara sebelumnya Sriwijaya FC di peringkat ke-5. Musim berikutnya mengalami penurunan bahkan pada tahun 2010 pernah nyaris degradasi ke Divisi Utama dengan menempati peringkat ke-14 klasemen akhir.

Dari segi finansial Persela merupakan salah satu klub yang bisa dikatakan profesional. Tercatat diantaranya mereka pernah disponsori oleh perusahaan tambang, media bahkan Bank Pembangunan daerah Lamongan. Sementara untuk pasokan kit mereka menggaet nama besar dan memiliki label Internasional.  

Sederet nama terkenal pernah mengisi skuad Persela diantaranya Marcio Souza dan Fahrudin Mustafic. Hal seperti ini terus dilakukan manajemen klub hingga memasuki musim kompetisi 2011/12, diantaranya Persela merekrut pemain berpengalaman di Liga Super seperti Gustavo Lopez, Roman Golian, Mario Costas, Gery Setia serta Ardan Aras. Kesemua itu diracik oleh Miroslav Janu yang dianggap oleh banyak orang sebagai pelatih bertangan dingin.

S K U A T
NAMA
NO
POSISI
USIA
NEGARA
Pedro Velázquez
27
Attacker
1034
Paraguay
Bijahil Chalwa
13
Attacker
27
Indonesia
Dodok Anang
14
Defender
34
Indonesia
Ahmad Zahrul Huda
35
Defender
2018
Indonesia
Zainal Abidin
3
Defender
29
Indonesia
Agung Suprayogi
39
Defender
37
Indonesia
Eky Taufik Febriyanto
30
Defender
26
Indonesia
Taufiq Kasrun
17
Defender
2018
Indonesia
Burhanudin Nihe
33
Defender
28
Indonesia
Radikal Idealis
4
Defender
26
Indonesia
David Pagbe
0
Defender
39
Cameroon
Suroso
6
Defender
36
Indonesia
Mario Rokhmanto
70
Defender
28
Indonesia
Eddy Gunawan
0
Defender
32
Indonesia
Choirul Huda
1
Goalkeeper
2018
Indonesia
Bimantara Yudha Perwira
89
Goalkeeper
26
Indonesia
Roni Tri Prasnanto
16
Goalkeeper
32
Indonesia
Zaenal Arifin
2
Midfielder
31
Indonesia
Balsa Božović
10
Midfielder
30
Serbia
Jusmadi
21
Midfielder
34
Indonesia
Arif Ariyanto
7
Midfielder
2018
Indonesia
Catur Pamungkas
11
Midfielder
2018
Indonesia
Dhanu Rosadhe
17
Midfielder
28
Indonesia
Bangkit Sabily
85
Midfielder
25
Indonesia
Rudi Santoso
99
Midfielder
2018
Indonesia
Fery Ariawan
0
Midfielder
31
Indonesia
PRESTASI
KOMPETISI
JUARA
TAHUN
-
-
-
BURSA TRANSFER
NAMA
NEGARA
DARI
KE
STATUS
-
-
-
-
-
TUTUP