VIVABOLA

Setelah Ferguson, Giliran Beckham Kejutkan Dunia

Beckham mengikuti Sang Mentor: pensiun.
Sabtu, 18 Mei 2013
Oleh : Anry Dhanniary
Sir Alex Ferguson dan David Beckham

VIVAbola - Satu lagi ikon sepakbola mundur dari gemeerlap lapangan hijau. Setelah Sir Alex Ferguson, sekarang giliran sang megabintang lapangan hijau, David Beckham, memilih gantung sepatu. Dua sosok yang identik dengMan anchester United ini mundur nyaris bersamaan.

Sebelumnya, dunia dikejutkan dengan keputusan Ferguson untuk pensiun pada akhir musim nanti. Hal tersebut diungkapkan usai MU memastikan gelar juara Liga Inggris ke-20, dua pekan lalu.

Setelah 26 tahun, kakek berusia 71 tahun itu ingin duduk santai dan lebih banyak menikmati waktu bersama istri dan keluarga. Fergie pun "naik pangkat" jadi salah satu direktur "Setan Merah".

Keputusan tersebut mengejutkan. Pasalnya, tak ada yang berpikir hal ini akan terjadi pada akhir musim ini. Banyak kalangan mengira Sir Alex akan bertahan setidaknya satu musim lagi di Old Trafford.

Selang beberapa jam, gaffer Everton, David Moyes, ditunjuk sebagai suksesor Fergie. Kemampuan mendongkrak penampilan The Toffees dalam 10 tahun terakhir membuat Moyes dinilai cocok menjadi nakhoda pasukan MU musim depan.

Beckham Ikuti Sang Mentor

Belum selesai pembicaraan orang soal Fergie, dunia sepakbola kembali dikejutkan oleh sebuah pengumuman penting. David Beckham akhirnya memutuskan untuk berhenti sebagai pemain profesional, akhir musim nanti.

Gelandang Paris-Saint Germain itu hijrah ke Ligue1 pada Januari lalu, setelah lima musim membela Los Angeles Galaxy di Major League Soccer. Kehadiran Beckham saat itu dinilai hanya untuk mendongkrak image PSG saja. Apalagi, Beckham memutuskan untuk menyisihkan seluruh gajinya buat badan amal.

Tapi, semua itu ditepis oleh penampilan Becks di atas lapangan. Meski sudah memasuki usia 38 tahun, penampilan pria bernama lengkap David Robert Joseph Beckham itu tetap memberikan kontribusi maksimal untuk PSG.

Zlatan Ibrahimovic ikut mengakui kedatangan Beckham ke dalam skuad asuhan Carlo Ancelotti memompakan semangat baru. Hasilnya tidak main-main, gelar juara Ligue 1 setelah 26 tahun akhirnya direbut Les Parisiens.

Tidak hanya itu, PSG juga tampil menjanjikan di Liga Champions. Melaju sampai perempatfinal, klub ke-7 yang dibela Beckham itu sempat menyulitkan raksasa Spanyol, Barcelona. Mereka hanya tersingkir karena selisih gol tandang, dengan agregat imbang 3-3.

Performa Beckham yang masih stabil membuat dirinya masih diberikan kepercayaan satu musim lagi oleh PSG. Klub superkaya itu masih ingin diperkuat "Anak Emas Inggris" itu pada musim 2013-14. Namun, tawaran itu ditepis suami Victoria itu.

"Saya berterima kasih kepada PSG karena memberikan kesempatan melanjutkan karier. Namun, saya rasa inilah saat yang tepat untuk mengakhiri karier," kata Beckham, seperti dilansir BBC.

Mundurnya Beckham dari dunia sepakbola membuat banyak pecintanya kehilangan. Media-media dunia pun ramai-ramai memberitakan kabar "gantung sepatu" sang megabintang. Ya, Beckham bukan sekedar pemain sepakbola tapi juga ikon, atau bahkan bisa dibilang sebuah "merk".

"Rockstar" Lapangan Hijau
Tapi meskipun dia telah menjadi simbol fashion dan sex, Beckham tetap saja diakui sebagai pemain sepakbola yang sangat-sangat berbakat. Kualitas teknik dan kebugaran fisiknya patut diacungi jempol.

Tak jarang sosok Beckham menjadi panutan para pemain muda Inggris. Tak hanya oleh para koleganya para pesepakbola, tokoh-tokoh penting dunia juga tampak menaruh respek lebih pada mantan kapten The Three Lions itu.

Pembawaannya yang tenang. Tutur katanya yang sopan. Dipadu dengan gaya rambut dan cara berpakaian yang stylish membuat publik menjadikannya role-model. Tak jarang, potongan rambutnya ditiru oleh anak-anak sampai orang dewasa. Sosok itu pun semakin dihormati sebagai seorang pribadi.

Mantan pemain timnas Inggris, Gary Lineker, memberikan penghormatan atas kiprah Beckham selama ini. Begitu juga mantan rekannya di MU, Gary Neville. Tidak hanya itu, presiden FIFA, Sepp Blatter, dan walikota London, Boris Johnson, juga ikut berkomentar.

Namun pujian yang paling menggambarkan nama besar Beckham di Inggris saat kata-kata itu keluar dari mulut sang Perdana Menteri, David Cameron.

"David Beckham telah menjadi pesepakbola luar biasa sepanjang kariernya. Tak hanya itu, dia duta besar yang sangat brilian untuk negara ini. Tak akan kami lupakan kerja kerasnya membantu kami untuk memenangkan London 2012," ujar Cameron, memuji peran Beckham menjadi duta Inggris di Olimpiade lalu.

Memang nama Beckham saat ini bak "rockstar" sepakbola yang mampu menarik perhatian seluruh penikmat olahraga kulit bundar ini. Namun, dia tidak akan dikenal jika tak memulai karirnya di Manchester United. Bersama Ferguson, Becks adalah kunci sukses globalisasi MU, baik secara prestasi maupun komersial.

Sukses Berkat Angkatan 94

Dengan class of 94 yang diisi oleh Beckham, Ryan Giggs, Phil dan Gary Neville, Paul Scholes sampai Nicky Butt, tim racikan Ferguson itu tak terhentikan di Premier League. Enam mahkota juara Premier League, dua Piala FA berhasil ia raih di ranah Inggris.

Tapi yang tak terlupakan saat membuat treble pada musim 1998-99. Dua sepakpojoknya di penghujung inury time berbuah dua gol milik Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer ke gawang Bayern Munich. Sebuah kemenangan historis. Membuat nama MU sekaligus Beckham mendunia.

Setelah itu, nama Beckham semakin mendunia setelah menikah dengan anggota girlband Spice Girls, Victoria. Meski berprestasi, namanya masih dianggap serius apalagi setelah kartu merah melawan Necaxa di Piala Dunia Antarklub. Sang istri sempat disebut-sebut sebagai penyebab merosotnya permainan Beckham.

Meski begitu, hubungan Beckham dengan Ferguson masih tetap adem. Apalagi pemilik nomor punggung 7 itu bermain meyakinkan saat membawa MU kembali juara pada musim 1999-2000. Tapi hubungan "ayah-anak" itu tampak berubah di awal 2000-an.

Fergie dengan jelas-jelas menunjuk perkawinan Beckham membuat ia tak serius berkarir. Padahal, saat itu penampilan Beckham cukup baik dan berhasil membawa "Setan Merah" kembali juara secara tiga kali beruntun pada 2000-01.

Hubungan keduanya semakin memburuk setelah insiden sepatu Fergie di ruang ganti. Usai kekalahan dari Arsenal di Piala FA, Sir Alex mengamuk dan menendang sebuah sepatu bola. Sepatu itu mendarat di pelipis Beckham. Dua jahitan akhirnya diberikan. Akhir musim 2003 akhirnya Beckham terbang ke Madrid.

Insiden antara Fergie dan Becks tak luput dari liputan media. Saat itu, berita kejadian ini bisa menghiasai tajuk utama sebuah koran penting Inggris. Yang kecipratan untung, tentu saja MU. Klub yang identik dengan warna merah itu sukses menjadi klub dengan salah satu untuk terbesar di awal 2000-an.

Dan ketika sudah berbeda jalan, ternyata baik Ferguson maupun Beckham sudah melupakan masalah merke. Sang anak didik ikut berbicara saat mentornya itu mundur.

Bagi Beckham, peran Ferguson dalam kemajuan karirnya cukup besar. Tak hanya dalam membentuk skill dan taktik di lapangan, namun bagi Beckham Fergie sudah seperti ayah sendiri.

"Seperti yang sering saya katakan sebelumnya, bos itu (Fergie) bukan hanya pelatih dan manajer terhebat yang pernah menangani saya, tapi dia juga merupakan figur ayah bagi saya sejak pertama kali di usia 11 tahun saya tiba di klub itu sampai saat saya meninggalkannya," ujar Beckham seperti dilansir www.thenational.ae.

Memang benar. Sosok kedua ikon sepakbola ini memang seakan tidak bisa dipisahkan. Beckham dan Ferguson bagai kunci yang membuka sukses buat pasukan Old Trafford dalam meraih sukses. Kini keduanya sudah mundur di saat yang tepat. Saat sedang bergelimang gelar dan rasa hormat yang besar.

TERKAIT
TERPOPULER