VIVABOLA

Polisi: Oknum TNI Penyerang Kantor DPP PDIP Mengaku Brimob

Satu orang luka di bagian kepala dan dua orang luka memar.
Minggu, 21 April 2013
Oleh : Dwifantya Aquina
kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan
VIVAnews - Kantor DPP PDIP di Jalan Raya Lenteng Agung diserang oleh sekelompok anggota TNI Yon Zipur 13 Srengseh Sawah Jagakarsa, Sabtu malam, 20 April 2013. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan dalam peristiwa tersebut sebanyak 15 orang anggota TNI dari kesatuan Yon Zikon Srengseng Sawah Jagarsa melakukan pemukulan terhadap penjaga Pos Kantor DPP PDIP. Akibatnya, 1 orang luka di bagian kepala, diduga karena senjata tajam sangkur, dan 2 orang memar di bagian muka dan perut.

"Saat mereka masuk dan memukul di pos penjagaan, mereka berteriak dengan kata-kata, saya anggota Brimob. Setelah yang bersangkutan tertangkap lalu diinterogasi barulah mengaku bahwa yang bersangkutan adalah anggota TNI," kata Rikwanto, Minggu 21 April 2013.

Dia menjelaskan, dari sekitar 15 orang yang melakukan penyerangan tersebut, sebanyak 5 orang masuk ke Pos PDIP, 4 orang berada di depan Kantor PDIP dan sisanya berada di luar pagar Kantor PDIP. Mereka datang dengan menggunakan 2 unit mobil dan motor.

"Saat kejadian Ibu Megawati sedang berada di Kantor DPP PDIP dalam rangka kegiatan rutin kepartaian," ujar dia.

Menurut Rikwanto, perkiraan penyebab sekelompok anggota TNI tersebut mendatangi pos penjagaandi  DPP PDIP dan melakukan pemukulan adalah karena peristiwa keributan di sebuah SPBU terdekat. Sekitar pukul 20.30 WIB terjadi senggolan motor di depan SPBU NO. 3412 605 yang berada samping kantor DPP PDIP Lenteng Agung.

Mereka adu mulut dan salah seorang yang terlibat senggolan memukul menggunakan helm dan dilerai oleh orang yang berada di kantor PDIP.

Setelah kejadian tersebur, 15 menit kemudian datang sekelompok orang ke pos tersebut dan memukul petugas jaga yang ada di Pos tersebut. Sekitar pukul 22 30 WIB, Komandan Yon Zikon, Letkol TNI Hari Darniko, tiba di Kantor DPP PDIP. Sekitar pukul 22.50 WIB, setelah melakukan pembicaraan dengan pengurus PDIP, 2 anggota tersebut dibawa pulang oleh Danyon Zikon.

Baca juga:



TERKAIT
TERPOPULER