VIVABOLA

Mancini Sedih Ditinggal Balotelli ke Milan

"Bagi saya, Mario seperti anak sendiri," ujar Mancini.
Rabu, 30 Januari 2013
Oleh : Haryanto Tri Wibowo
Mario Balotelli dan Roberto Mancini
VIVAbola - Roberto Mancini menyayangkan kepergian Mario Balotelli ke AC Milan. Bukan hanya Mancini yang sedih, seluruh pemain Manchester City juga sedih melihat kepergian Super Mario.

Balotelli tinggal selangkah lagi bergabung dengan AC Milan. Striker 22 tahun itu akan menjalani tes medis hari ini, Rabu 30 Januari 2013, sebelum menandatangani kontrak selama empat tahun bernilai €23,4 juta (setara Rp305 miliar).

Meski hubungannya dengan Balotelli selalu naik-turun, Mancini tetap sedih melihat kepergian striker timnas Italia tersebut. Mancini sudah menganggap Balotelli seperti anaknya sendiri. Mancini sudah melatih Super Mario sejak di Inter Milan.

"Saya sedih, karena Mario salah satu pemain terpenting kami. Dalam 14 pertandingan tersisa, kami mungkin akan kehilangan salah satu pemain terpenting," ujar Mancini seperti dilansir Mirror.

"Bagi saya, Mario seperti anak sendiri. Terkadang Anda bisa kecewa dengan dia, tapi dia tetap pemain yang menyenangkan. Saya banyak melakukan investasi untuk membeli pemain. Bersama Mario, mungkin investasi itu lebih," sambungnya.

Bukan hanya Mancini yang sedih. Pelatih asal Italia itu mengatakan seluruh tim ManCity juga sedih ketika Balotelli meninggalkan hotel usai menghadapi Queens Park Rangers, Selasa 29 Januari 2013 waktu setempat.

"Semua pemain akan merindukannya. Ketika Mario meninggalkan hotel, mereka sangat sedih. Mario adalah pria yang baik. Dia tinggal bersama kami selama tiga tahun," tegas Mancini.

"Ketika saya bilang saya cinta Mario, dan semua rekan setimnya cinta dia, itu benar. Bekerja lagi dengan dia di masa depan? Kenapa tidak. Saya mengharapkan itu," paparnya.

Bersama ManCity, Balotelli meraih satu gelar Premier League dan satu Piala FA.
TERKAIT
TERPOPULER