Pilih Tim Anda
Daftar

PSSI La Nyalla Ungkap Alasan Bentuk Timnas

Dibentuk berdasarkan permintaan klub-klub anggota PSSI.
Sabtu, 11 Agustus 2012, 22:35 WIB
Marco Tampubolon
Berita Terkait
Timnas saat tampil di Piala AFF 2010. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAbola - PSSI pimpinan La Nyalla Mattalitti telah membentuk timnas proyeksi Piala AFF 2012. Tim yang akan dihuni oleh pemain-pemain dari Liga Super Indonesia (ISL) tersebut akan ditangani pelatih asal Indonesia, Benny Dolo.

Juru bicara timnas, Togar Manahan Nero, mengatakan, awalnya PSSI La Nyalla sebenarnya tidak ingin membentuk timnas. Kepengurusan yang terpilih lewat Kongres di Ancol, Jakarta, 9 Juli itu lebih memilih agar tim Merah Putih berada di bawah kendali joint committee atau komite bersama yang telah dibentuk berdasarkan MoU yang ditandatangani bersama antara PSSI kubu Djohar Arifin Husin di Malaysia beberapa waktu lalu.

"Namun ini kan tidak jalan. Kubu Djohar justru memutuskan untuk berjalan sendiri dalam membentuk timnas Piala AFF 2012," kata Togar saat dihubungi VIVAbola, Sabtu, 11 Agustus 2012.

Togar menambahkan, meski tidak secara eksplisit disebutkan, namun pembentukan timnas sebenarnya menjadi bagian dari tugas komite bersama. "Ini merupakan bagian dari association matter yang tertuang jelas dalam MoU yang telah disepakati."

Sebelumnya PSSI kubu La Nyalla Mattalitti dan Djohar Arifin Husin telah menandatangani MoU di Malaysia. Langkah ini difasilitasi oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) demi menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA akibat dualisme liga dan konflik organisasi yang tak kunjung selesai. Ada lima isi MoU tersebut, salah satunya adalah pembentukan komite bersama yang beranggotakan delapan orang. Selengkapnya silahkan baca di sini.

"Karena pihak Djohar memilih jalan sendiri dan joint committee juga tidak membentuk timnas, maka seluruh klub anggota mendesak PSSI pimpinan La Nyalla untuk membentuk timnas. Mereka menganggap kami lebih layak dibanding kubu Djohar yang sudah dinonaktifkan dari jabatannya lewat KLB di Ancol tempo hari."

Sementara itu, Ketua Harian Persipura, La Siya menyatakan bahwa timnas tidak mungkin menjadi dua bila ditangani oleh Joint Committee. Namun karena kubu Djohar memilih untuk berjalan sendiri, maka pihaknya juga mendukung langkah PSSI La Nyalla dalam membentuk tim nasional. "Kalau Djohar membentuk sendiri, ya kami juga membentuk sendiri juga," beber La Siya.

Secara terpisah, penanggungjawab timnas versi PSSI Djohar, Bernhard Limbong, menyatakan bahwa tidak ada poin dalam MoU yang mengharuskan timnas dibentuk oleh joint committee. Karena itu, dia menyesalkan sikap PSSI La Nyalla yang berniat membentuk timnas.

"Soal Timnas, kami sudah ingin bersatu tapi mereka tidak ingin berkoordinasi. Harus ada jiwa nasionalisme di sini untuk menyatukan Timnas. Dalam lima poin MoU itu tidak ada poin mengenai Timnas harus di bawah joint committee. Padahal, kami telah mengakui ISL, tidak ada pemain timnas IPL & ISL," kata Bernhard.


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @maymulyadi

    4 September 2012
    wahaii nurdin halid dan la nyala,tunggu hari pembalasan kelak, nanti mampusss loe di akherat
  • @prasrooney

    16 Agustus 2012
    Sepak Bola Indonesia dibekukan aja biar bs saling introspeksi jgn meras benar sendiri akhirnyua cm menghancurkan Bangsa...
  • @mj.sant

    16 Agustus 2012
    Di ADU ajaaaa,,,,siapa yang menaNG yANG IKut piala AFF,,,
  • @ricky_gol

    16 Agustus 2012
    Yuk bikin EO utk ngadu TIM DJOHAR vs TIM KPSI.... Pasti seru...
  • @budak_kuningan

    15 Agustus 2012
    setuju kang ahmad, timnas pssi dan kpsi diadu nanti yang menang itu yg mewakili.... tapi harus konsekuen. dukung yuk....
  • @arya89

    14 Agustus 2012
    Mau sampe kapan ribuut mulu mentingin diri sendiri... ngakunya orang pintar dan berpengalaman di bidang sepak bola, tapi malah g becus semuanya.. mendingan sepak bola indonesia di bekuin aja, dari pada ribut terus... g bakalan maju, kalau ribut terus
  • @isllover_fucklpi

    12 Agustus 2012
    BL bilang nasionalisme....aduh2 ironi kali,saat kepepet bilang nasionalisme.
  • @ahmad81

    12 Agustus 2012
    DARI PADA BERANTEM DI LUAR TERUZ MENDING BERANTEM AJA DI LAPANGAN ( IPL VS ISL ) SIAPA YANG MENANG ITULAH JUARA TIMNAS PSSI
  • @eahyani

    11 Agustus 2012
    Kalau perseteruan antar dua kubu tidak ada titik temu rasanya Indonesia akan sulit berkembang dalam persepak bolaan. Solusi yang paling baik adalah bersatu, bagaimana mungking kita memiliki timnas tangguh jika selalu berseteru. Insyaflah kalian....
  • BUBARKAN SAJA PSSI DAN KPSI,, JANGAN ADA SEPAK BOLA DI INDONESIA,,, TIDAK ADA HASIL,,, HANYA HABISKAN UANG RAKYAT,, LA NYALA ITU ORANG TOLOL, DJOHAR ARIFIN BEGO,,,, MEMALUKAN SEMUA,, INDONESIA TIDAK TAHU MALU DENGAN AFC & FIFA,,, MATI SAJA SEMUA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com