Pilih Tim Anda
Daftar

Perang Bintang Berlanjut ke Adu Penalti

Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai.
Minggu, 15 Juli 2012, 21:47 WIB
Rejdo Prahananda
Klub
Berita Terkait
Sriwijaya FC (ANTARA/Fenny Selly)

VIVAbola – Laga Perang Bintang ISL berlanjut ke babak adu penalti setelah Sriwijaya FC dan ISL All-Star bermain 1-1. Tidak ada gol tambahan di paruh kedua dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang 15 Juli 2012.

Pertandingan berjalan menarik di babak pertama. Terbukti, kedua kubu saling berbalas gol. ISL All-Star memimpin laga lewat tendangan keras yang dicetak Alberto Goncalves. Keunggulan ISL All-Star tidak bertahan lama. Pasalnya, Hilton Moreira berhasil mengoyak jala Kurnia Meiga via tandukannya. Hasil imbang 1-1 menutup babak pertama.

Usai jeda, kedua kubu mengganti pasukan. Tidak hanya pemain, wasit Jumadi Effendi  mendapat kesempatan untuk memimpin pertandingan prestisius ini. Dia masuk menggantikan Thoriq Alkhatiri yang bertugas memimpin laga di babak pertama.

ISL All-Star harus kehilangan pemain terbaiknya di awal interval kedua. Albdo Barreto terpaksa diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran. Meski bermain dengan 10 orang tidak membuat ISL All-Star kehilangan semangat bertanding.

Unggul jumlah pemain, tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan itu kian gencar melancarkan serangan ke jantung ISL-All Star. Namun, hingga memasuki pertengahan babak kedua, upaya tim asuhan Kas Hartadi itu belum membuahkan hasil.

Di menit 62, Hilton Moreira membuang peluang emas. Kesalahan koordinasi dengan Thierry Gathusy di kotak penalti membuat Sriwijaya gagal membalikkan kedudukan. Hilton memilih memberikan bola kepada Gathusy, padahal bomber asal Brasil itu mendapat ruang tembak yang cukup saat berhadapan dengan kiper I Made Wirawan.

Untuk menambah daya gedor, pelatih ISL All-Star, Miroslva Janu menarik keluar Alberto Goncalves dan memasukkan bomber milik Persela Lamongan, Mario Costas di menit 75. Subsitusi pemain ini ternyata belum memberikan hasil optimal bagi ISL All-Star.

Memasuki menit 85, ISL All-Star dan Sriwijaya belum bisa merubah kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.  Alhasil, skenario adu penalti harus dimainkan untuk menentukan pemenang partai Perang Bintang, tanpa melalui ekstra-time 2x15 menit.

Susunan Pemain
Sriwijaya FC:
Ferry Rotinsulu (Rifky Mokodompit), Supardi, Therruy Gathusy, Jaime Coyne, Mahyadi Pangabean, Lim Joo-sik, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M. Ridwan, Hilton Moreira (Siswanto), Keith Kayamba Gumbs

ISL All Star: Kurnia Meiga (I Made Wirawan), Zulkifli Syukur, Fabiano Beltrame (Victor Igbonefo), Hamka Hamzah (Riccardo Salampessy), Jajang Sukmara (Supriono), Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi, Bambang Pamungkas (M. Ridhuan), Alberto Goncalvez (Mario Costas), Aldo Bareto, Zah Rahan (Atep)


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @ahmad81

    15 Juli 2012
    setujuu broo............
  • @andalusia

    15 Juli 2012
    memang ISL lebih berkualitas dan bertabur pemain bintang lihat saja u-22 masak pake pemain PON padahal pssi johar sudah punya liga kasta tertinggi mereka IPL..
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com