VIVAbola - Kapten Manchester City, Vincent Kompany, mengaku terpukau dengan aksi gelandang Italia, Andrea Pirlo di Piala Eropa 2012. Pemain 32 tahun itu berhasil memimpin rekan-rekannya melangkah ke laga puncak usai menghancurkan Jerman di laga semifinal Kamis kemarin.
Kualitas Pirlo tersebut membuat Kompany mempertanyakan alasan AC Milan melepas pemain andalannya tersebut. Kompany bahkan tidak segan-segan menilai AC Milan telah melakukan kesalahan besar melepas Pirlo musim panas lalu. Padahal, Pirlo menjadi pilar utama Milan selama satu dekade dalam meraih banyak trofi termasuk dua gelar scudetto dan dua trofi Champions League.
"Milan menduga masa keemasan Pirlo telah berakhir dan membiarkannya pergi ke Juventus. Dia membuktikan dengan meraih gelar (Scudetto bersama Juventus) dan memimpin negaranya ke final. Dia pemain top," ujar Kompany seperti dilansir Football Italia, Sabtu, 29 Juni 2012.
Di musim lalu, AC Milan memang memutuskan untuk melepas Pirlo setelah tidak ditemukan kesepakatan antara kedua pihak. Pirlo pun memilih hengkang ke Juventus. Di musim pertamanya di Turin, Pirlo berhasil membantu La Vechia Signora meraih gelar Scudetto.
Direktur Umum Juventus Giuseppe Marotta menyebut Pirlo menjadi rekrutan terbaik di sepanjang kariernya. Klaim Marotta tentu sangat beralasan. Pirlo mampu menjadi nyawa bagi permainan Juventus. Hasilnya, scudetto berhasil kembali diamankan Si Nyonya Tua paska skandal Calciopoli.
"Pirlo mengagumkan, saya kira dia menjadi rekrutan terbaik dalam karier saya. Keadaan yang menggembirakan bagi kami mendapatkan dia, sama seperti ketika Sampdoria mendapatkan Antonio Cassano," kata Marotta.
"Berapa harga Pirlo? Pemain-pemain seperti dia tak ternilai harganya," tegas Marotta saat disinggung kemungkinan menjual Pirlo. (art)