VIVAbola - Pelatih Persib Bandung, sekaligus mantan pemain Timnas Indonesia, Robby Darwis punya prediksi terkait laga perempat final Kejuaraan Eropa yang mempertemukan Portugal dan Rep. Ceko. Menurut dia, Seleccao das Quinas --julukan Portugal akan melenggang ke semifinal.
Hanya saja, dia melihat, Portugal tidak akan memetik kemenangan besar dari tangan Petr Cech dan kawan-kawan dalam pertandingan yang berlangsung di National Stadium, Warsaw, Polandia, Jumat 22 Juni 2012 dinihari nanti.
Peta kekuatatan kedua tim yang relatif merata menjadi pertimbangan utama. Portugal tidak akan menang mudah atas tim dari Eropa Tengah tersebut. "Secara keseluruhan, kedua tim berimbang. Portugal unggul individu pemain. Sedangkan, Ceko bisa bermain kolektif," jelas Robby kepada VIVAbola.
Pria yang pernah merumput di Malaysia bersama Kelantan FC ini pun tidak melihat pertandingan akan ditentukan lewat skenario adu penalti. "Portugal bisa menang. Namun dengan skor tipis 2-1 atau 1-0," ucapnya meramalkan hasil akhir laga.
Bukan tanpa alasan, dia mendukung Portugal menilik komposisi pemain yang dimiliki Tim asuhan Paolo Bento tersebut. Insting kepelatihannya menilai, skill individu yang dimiliki Cristiano Ronaldo punya peran vital bagi tim. "Dia harus selalu disuplai bola. Nani harus bisa mendistribusikan bola ke depan untuk Ronaldo."
Spanyol vs Jerman final ideal
Kendati Kejuaraan Eropa baru menapaki babak delapan besar, Robby tidak ragu menyebut laga Spanyol vs Jerman menjadi final ideal di Kejuaraan Eropa 2012.
Kedua seteru yang memiliki kultur kuat dalam sepakbola, membuat arsitek Maung Bandung itu tidak ragu final ulangan Kejuaraan Eropa 2008 terulang di Olympic Stadium, Kiev, 2 Juli 2012.
Sayangnya, dia belum bisa memberikan jawaban pasti siapa yang bakal berjaya di Polandia dan Ukraina. "Namun untuk juaranya saya masih belum bisa meraba. Saya belum bisa menebaknya, masih 50-50," ujar pelatih 47 tahun tersebut.
Baik Jerman dan Spanyol sama-sama memiliki kelebihan. Tim asuhan Joachim Loew itu punya nilai lebih dalam kerja sama. Sementara, juara dunia 2010, Spanyol, memiliki ikatan kental antar pemainnya yang datang dari dua klub raksasa Tanah Matador, Barcelona dan Real Madrid.
"Spanyol telah membuktikan, mereka bisa bersatu. Pelatih, (Vicente del Bosque) tidak terlalu sulit meracik tim. Karena pemainnya didominasi dari Barcelona dan Madrid," tuntas dia. (sj)