VIVAbola - Timnas Italia tampil luar biasa saat menghadapi juara bertahan Piala Eropa dan favorit juara, Spanyol, 1-1 pada laga pembuka Grup C, Piala Eropa 2012, Minggu 10 Juni 2012. Menurut sang pelatih, Cesare Prandelli, inilah bentuk Italia seutuhnya.
Gli Azzurri sempat mengejutkan saat pemain pengganti Antonio Di Natale sukses memaksimalkan umpan matang Andrea Pirlo pada babak kedua, namun tiga menit kemudian Cesc Fabregas mampu menyamakan kedudukan.
"Kami siap menghadapi posisi satu-lawan-satu di seluruh bagian lapangan, karena kami tidak hanya ingin menahan mereka. Kami memiliki peluang dan hanya sesekali hampir kebobolan," ujar Prandelli pada RAI Sport.
"Ada rasa kecewa membuang keunggulan hanya dalam tiga menit, karena kami seharusnya bisa menahan keunggulan itu lebih lama," keluh sang allentore.
"Perbedaan saat melawan Rusia (pada ujicoba) kami bermain lebih seperti sebuah tim dan bermain sebagai satu unit dengan determinasi luar biasa," papar mantan peracik strategi Fiorentina itu.
Pada laga melawan Spanyol, Prandelli tampak memiliki dua skema penyerangan. Setelah duet Mario Balotelli-Antonio Cassano sempat mandek, Di Natale-Sebastian Giovinco pun dicoba pada paruh kedua.
Namun menurut Prandelli yang terpenting perintahnya berhasil dilakukan anak asuhnya. "Yang terpenting mereka melakukan apa yang saya minta, bermain bagus ketika memberikan umpan kedepan dan bermain total. Inilah Italia," tegasnya.
Setelah laga ini, Italia akan melanjutkan perjalanan di Grup C menghadapi Kroasia pada 14 Juni 2012 di Municipal Stadium kota Poznan, Polandia.