VIVAbola - Kekecewaan mendalam dirasakan betul oleh gelandang Liverpool, Charlie Adam melihat kepergian Kenny Dalglish dari Liverpool di akhir musim ini. Serangkaian angka merah di rapor Liverpool membuat manajemen akhirnya mendepak Dalglish dari kursi kepelatihan.
Rasa penyesalan Adam bisa dimengerti. Pasalnya, Dalglish pelatih yang berjasa besar merekrutnya dari Blackpool ke Liverpool pada 2011 lalu. Kendati tidak lagi dilatih Dalglish di musim depan, sang pemain mengaku siap memulai tantangan baru bersama pelatih anyar di musim depan.
"Dalglish merupakan faktor kunci kepindahan saya ke Liverpool. Tetapi dia telah pergi sekarang, jadi kami harus bergerak maju ke depan. Saya terkejut saat dia pergi. Tetapi keputusan itu dibuat pemilik klub," kata Adam dikutip dari The Daily Record.
Adam pun tidak ingin larut dalam kesedihan pasca kepergian Dalglish dari skuad The Anfield Gank. "Sekarang kami harus melihat ke depan. Siapa pun yang datang ke Liverpool akan menjadi pelatih papan atas yang akan bekerja dengan pemain top," ujarnya.
Menurut dia, melatih Liverpool merupakan pekerjaan bergengsi di sepakbola Inggris. "Sehingga akan sangat menarik bagi banyak orang," sambung pemain 26 tahun tersebut.
Spekulasi yang berkembang menyebut, Liverpool akan menunjuk pelatih Wigan Athletic, Roberto Martinez. Namun, Adam tidak ingin terjebak dalam spekulasi siapa pelatih Liverpool selanjutnya."Secara personal, saya mencoba menikmati liburan dan tidak ingin terganggu dengan spekulasi."
"Hal terpenting kembali ke lapangan dan berman lagi.Saya butuh kebugaran ekstra untuk menunjukkan saya sebagai pemain 'baru' dan kini saya berusaha membuat manajer baru terkesan," janji Adam.
Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Adam bisa memperkuat tim terpandang di Inggris. "Kami salah satu klub terbaik di dunia dan saya merasa sangat beruntung berada di Liverpool," tuntasnya.