
VIVAbola - Robin van Persie menjadi penyelamat Arsenal di ajang Piala FA. Tapi, Van Persie terancam hukuman karena dituduh manajer Aston Villa, Alex McLeish telah menyikut lawan.
The Gunners lolos ke babak V alias 16 besar Piala FA setelah mampu membalikkan keadaan dari ketinggalan dua gol menjadi menang 3-2, Minggu malam WIB, 29 Januari 2012. McLeish marah kepada kapten sekaligus striker Arsenal itu karena dianggap telah menyikut muka bek tengah Villa, Carlos Cuellar pada menit 64.
"Saya melihat sendiri, itu sikutan di muka," kata McLeish kepada Daily Mail. "Itu sangat jelas, tapi wasit tak melihatnya."
Van Persie mencetak dua gol pada laga itu, dua-duanya lewat titik penalti. Satu gol Arsenal lainnya di Emirates Stadium dicetak Theo Walcott.
Sayangnya, wasit Michael Jones melewatkan insiden penyikutan itu. Padahal, siaran langsung televisi sempat memutar ulang kejadian itu.
"Karena Cuellar berbadan besar dan kuat, ia cepat-cepat bangun setelah terjatuh akibat sikutan itu," lanjut McLeish. "Saya tak bisa mengkritik wasit. Anda bisa tulis besar-besar: McLeish bilang Van Persie telah menyikut muka Cuellar."
Wasit asal Cheshire itu bisa meneruskan insiden ini dalam laporan pertandingan, meski tak melihatnya. Jones juga bisa merekomendasikan ke Komite Disiplin FA atas kekerasan yang dilakukan Van Persie.
Jika terbukti bersalah, striker asal Belanda ini terancam hukuman tiga laga. Van Persie terancam absen pada laga melawan Bolton Wanderers, Blackburn Rovers dan Sunderland. Laga-laga ini sangat krusial karena akan menentukan tiket Arsenal ke Liga Champions.
Van Persie memang menjadi sorotan pada laga ini. Dua golnya menyamai rekor Dennis Bergkamp di Arsenal dengan torehan 85 gol. Striker 28 tahun ini diakui Walcott telah memotivasi kamar ganti saat turun minum.
"Piala FA sangat berarti karena kami tak memenangi trofi selama 6 musim. Robin memotivasi kami di kamar ganti dan meyakinkan kami bisa menang di kandang. Dan hasilnya, kami bisa melakukannya," tutur Walcott. (adi)