Pilih Tim Anda
Daftar

Rijsbergen Kritik Pemain Timnas Indonesia

Pemain Indonesia dianggap Rijsbergen berperilaku seperti Diva yang cepat sekali menyerah.
Kamis, 22 September 2011, 05:56 WIB
Haryanto Tri Wibowo
Wim Rijsbergen (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Pelatih tim nasional Indonesia, Wim Rijsbergen, mengkritik tingkah laku sejumlah anak asuhnya. Pelatih asal Belanda itu menilai pemain Indonesia manja.

Rijsbergen mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan salah satu suratkabar Belanda, De Pers. Seperti yang dilansir situs Radio Nederland Wereldomroep, Rijsbergen menganggap pemain-pemain Indonesia berperilaku seperti Diva yang cepat sekali menyerah.

"Mereka (PSSI, red.) menaruh harapan tinggi pada saya, tapi saya dikasih seleksi pemain yang tidak fit. Ketika saya harus mengayomi anak-anak ini lima hari menjelang pertandingan penting, mereka sudah berminggu-minggu tidak latihan," ujar Rijsbergen dalam wawancara dengan De Pers,

Rijsbergen kemudian mengkritik tindakan striker Boaz Solossa yang memilih tidak ikut dengan tim saat menghadapi laga pertama Grup E Pra Piala Dunia 2011 melawan Iran. Rijsbergen menilai Boaz malas ikut tim ke Iran. Padahal sebelumnya Boaz mengaku tidak ikut ke Iran karena ada urusan keluarga.

"Pada pertandingan berikut (melawan Iran), pemain unggulan pergi, terkait masalah pribadi. Konyol. Ia (Boaz) sebenarnya malas berangkat ke Teheran. Setelah itu, dua pemain lain hengkang, begitu saja," papar Rijsbergen.

Rijsbergen juga kecewa dengan rumor adanya tujuh pemain yang berencana mogok bermain selama dirinya masih melatih. Rumor ini muncul pasca-kekalahan timnas Indonesia senior dari Bahrain 2-0, 6 September 2011.

Saat itu Rijsbergen menyalahkan kualitas pemain atas kekalahan dari Bahrain. "Mereka susah sekali menerima kebenaran. Saya sangat terbuka kepada pemain saya. Saya berusaha supaya permainan mereka lebih baik. Bahwa mereka kemudian marah dan mogok, itu sangat mengecewakan," papar Rijsbergen.

"Mereka datang terlambat pada latihan, bahkan sampai empat hari. Jelas saya mengangkat masalah itu," lanjut Rijsbergen.

De Pers sendiri mengkritik sikap pemain Indonesia. Suratkabar Belanda ini bersikap negatif terhadap sejumlah pemain Merah Putih. De Pers menilai sejumlah pemain Indonesia lebih sibuk mengurus gaya rambut ketimbang pertandingan.

Irfan Bachdim juga kena kritik. Pemain Persema Malang itu dinilai lebih sibuk dengan karier filmnya ketimbang sepakbola.



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @Anto

    27 September 2011
    Jangan salahkan pemain dan pelatih, Pengurus PSSInya yang over acting, perombakan total bullshit semua. Ngatur Kompetisi aja gak becus pa lagi ngontrak pelatih, jangan mikir lebihan anggaran yaa | via VIVAnews
  • @yayan hendrayana

    24 September 2011
    jendral Limbong tuh lihat si meneer koar koar di belanda apa itu gak langgar disiplin...katanya ketua komdis pssi. bisanya cuma ngancam pemain sendiri , berani gak negur..? klo gak berani suruh aja POL PP yang negur. jenderal kok kaya gini.... | via VIVAnews
  • @sulis

    23 September 2011
    Diax hanya berani komentar di mediax negerix aja, padahal Boas Salosa pukam karena kondisi keamanan di daerahx yg tdk kondusif, itupun akibat dari sisa2 hasil penjajahan Belanda ... dasar Belanda .. AKU Tidak SUKa diperintah oleh orang BELANDA... | via VIVAnews
  • @kabul

    23 September 2011
    Pecat aja tuch Menir Rijsbergn.....Kl negara lain dah dipecat Pelatih kayak gitu.......PSSI mana harga dirimu | via VIVAnews
  • @zuliya

    23 September 2011
    alfred riedl...kembalilaaahhh.. dia sosok pelatih yang sangat di butuhkan TIMNAS..... | via VIVAnews
  • @NARUTO

    22 September 2011
    ASU KABEH.... | via VIVAnews
  • @mamat1000

    22 September 2011
    rumaropen26 : anda baru sembuh ya dari penyakit giela nya? waduh pantesan | via VIVAnews
  • @kurus

    22 September 2011
    rumaropen26 : lo keluaran rumah sakit jiwa mana? ??? kasian buanggget lo | via VIVAnews
  • @rumaropen26

    22 September 2011
    byk bacot rizal2007...apa prestasi AF baru getu aja uda loe banggain>>boci jelas prestasinya,bini loe paling jadi bini yg paling srg nangis kalo punya suami kyak loe bacotnya..g bs apa2 lbh penting kel drpd semua...viva boci | via VIVAnews
  • Bener2 harus ditanggapin,,, Edan nie orang malah koar kelemahan di Belanda.... Ga sopan.... dulu jajah malah ga ngehargai..... sukur2 dibayar.... | via VIVAnews
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com