Pilih Tim Anda
Daftar

Pembeli Tiket Mengamuk, Ini Jawaban Panitia

Sekitar seratus pembeli sempat mengamuk saat panitia menutup loket di pintu X SUBGK.
Rabu, 15 Desember 2010, 07:30 WIB
Haryanto Tri Wibowo, Marco Tampubolon
Antri tiket semifinal AFF Suzuki Cup 2010 (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala AFF 2010, Joko Driyono tak ingin menyalahkan siapapun atas kericuhan yang terjadi pada penjualan tiket, Selasa 14 Desember 2010 sore. Menurutnya, kejadian tersebut hanya bersifat situasional saja.

"Kejadian ini bukan karena miskomunikasi, tapi situasional saja," kata Joko kepada wartawan di kantor PSSI, Senayan, Selasa, 14 Desember 2010.

Menurut Joko, pihaknya sebenarnya telah mencoba berempati dengan perjuangan para pembeli yang telah mengantre sejak subuh. Karena itu, panitia memutuskan untuk membuka loket dua jam lebih awal.

"Penjualan tiket harusnya dilakukan sejak pukul 12.00 WIB hingga 19.00 WIB. Namun karena kami berempati dengan para suporter maka kami membukanya mulai pukul 10.00 WIB. Cara penutupannya saja yang terlihat tak berempati," kata Joko.

Sekitar seratus pembeli sempat mengamuk saat panitia menutup loket  di pintu X SUBGK. Mereka lantas beramai-ramai mendatangi kantor PSSI dan meminta agar pintu loket kembali dibuka.

Calon penonton yang tak puas langsung berteriak-teriak di depan kantor PSSI. Mereka juga memaksa untuk masuk dan bertemu dengan pengurus PSSI dan wakil dari panitia lokal.

Suasana baru mereda setelah Joko yang baru saja melakukan wawancara live di halaman PSSI meminta pintu loket dibuka kembali.

Joko juga mengatakan kalau pihaknya tak mungkin menambah jumlah loket untuk menampung animo penonton. Menurutnya, langkah itu justru berpotensi membuat jumlah penonton bakal melebihi kapasitas SUGBK.

"Kalau loket dibuka lebih dari dua akan sulit untuk melakukan sinkronisasi dalam waktu yang singkat. Akibatnya, jumlah penonton bisa jadi melebihi kapasitas SUGBK. Kita fleksibel saja," kata Joko.



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @THE LOBSTER

    19 Desember 2010
    kenapa penjualan tiket hanya ada d satu tmpt ( GBK ) kenapa ga kerja sama instansi2 laen ( stasiun2 radio,studio tv ato mana aja ) btl jg kata bung lepox braker kan bs juga penjualan sistim online...biar ga antri sampek gt banyak kan beresiko jg.... | via VIVAnews
  • @dheny fafa

    19 Desember 2010
    urusan tiket aja gak bisa ?? kasian tuh yang beli sampe antre sebanyak itu...tinggal loket diperbanyak dan tiket yang dijual tidak melebihi kuota GBK..jadi pelayanan bisa lebih cepat.. gimana mau jadi host Piala Dunia bung !! | via VIVAnews
  • @y4nkovic

    19 Desember 2010
    Loket berapapun yg dibuka tapi kalo tiketnya cuma segitu ya gimana bisa jadi banyak. Kentara PSSI ga profesional nih. | via VIVAnews
  • @abangdape

    15 Desember 2010
    lagi atur strategi sama calo kayaknya.. :p | via VIVAnews
  • @Basar Purnomo

    15 Desember 2010
    PSSI inget kapasitas dan kekuatan Bangunan (tempat duduk), jangan sampai kelebihan beban penonton. Selamat bertanding PSSI lambang burung Garuda didadamu, semoga menang. | via VIVAnews
  • @lepox Braker

    15 Desember 2010
    PSSI sekarang udah jamanya IT, kenapa G sistem online aja si, kan lebih mempermudah... ngakunya aja EXCO PSSI, tapi pemikirannya masih WONG Deso, Apalagi ketuanya, Yang udah jelas2 tersangka, masih aja kekeh jadi ketua.. hanya ada di indonesia.. PISS | via VIVAnews
    • keong
      19 Desember 2010
      betul....... ndeso tenan.... gaptek pooool | via VIVAnews
    • lanuheru
      15 Desember 2010
      hahahaaaaa... ngakunya aja EXCO PSSI, tapi pemikirannya masih WONG Deso. | via VIVAnews
  • @jimmy

    15 Desember 2010
    betul juga tuh..idenya.... apalagi pas di kumandangkannya lagu kebangsaan kita Indonesia Raya...biar lebih STEREO gitu kedengarannya ( Luar dan Dalam ) Stadion... he..he..he | via VIVAnews
  • @lafaga

    15 Desember 2010
    sabar ya semua pasti kebagian, kalau bisa untuk pengelola SUGBK di setiap sudut stadion dipasang donk layar lebar.,,,,,buat suporter piss,,,,,,go....go....go...TIMNAS | via VIVAnews
    • folker
      15 Desember 2010
      Usulan bagus tuh, biar yang ngga dapet tiket juga bisa ikut mandukung PSSI tercinta....peace ya buat para suporter, tunjukkan pada dunia bahwa kita adalah bangsa yang bermartabat dan bisa menjadi penyelenggara event ini dengan situasi yang aman dan damai | via VIVAnews
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com