Pilih Tim Anda
Daftar

Markus Ancam Tinggalkan Arema

Markus mengeluh karena jarang dimainkan.
Selasa, 2 Februari 2010, 07:10 WIB
Edwan Ruriansyah
Markus Horison saat latihan bersama timnas di Sawangan,Depok. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Kiper Markus Haris Maulana kembali membuat kebakaran jenggot Manajemen dan Pelatih Arema Indonesia lewat pernyataan kerasnya. Markus menegaskan tengah berancang-acang mundur dari Tim Singo Edan.

“Saya akan bicara langsung ke manajemen dan tim pelatih soal ini. Saya diajak rapat Rabu (3 Februari 2010) nanti. Betul, saya memang akan mundur dari Arema. Alasan saya karena mulai jarang dimainkan oleh pelatih," tutur kiper yang sempat dikenal dengan nama Markus Horison ini.

“Bayangkan dari 17 kali tim bermain, saya cuma diberi kesempatan tampil sembilan kali dan ini sangat berpengaruh dengan posisi saya di timnas. Sepertinya ada istilah anak emas di tim ini,” papar Markus.

Markus menilai ada yang tak beres dengan keputusan pelatih membangkucadangkan dirinya. Ia sempat digosipkan sakit, padahal selama ini dalam kondisi bagus.

“Saya paling kecewa ketika tak jadi main saat melawan PSM Makassar. Padahal, kondisi saya sangat bagus,” Markus menambahkan.

Manajemen Arema sendiri bergeming menanggapi ancaman kiper nomor satu Indonesia itu. “Kami yakin, ia tak akan mundur. Itu hanya ungkapan kekecewaan Markus sesaat. Sejujurnya, kami belum tahu benar persoalan ini. Maka itu, kami akan segera bertemu dengan Markus,” kata Dirut PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko.

Markus yang dibanderol Rp 750 juta dari PSMS Medan musim lalu, memang disiapkan menjadi pilar penting di tim berkostum biru-biru itu. Liestiadi, Asisten Pelatih Arema, enggan berkomentar soal rencana Markus.

Namun, ia menggaris bawahi bahwa akan menjadi kerugian besar bagi tim asal Kota Apel itu, jika penjaga gawang berkepala plontos itu jadi hengkang. “Saya tak mau mengeluarkan pendapat soal keinginan Markus. Yang pasti, Arema akan rugi besar bila dia pergi."

"Pelapis Markus, Kurnia Meiga, usianya masih di bawah Markus. Ia bisa menjadi pembimbing Meiga. Ia juga bisa menjadi leader bagi teman-temannya yang banyak berusia muda di tim. Apalagi, pengalamannya di nasional dan internasional cukup banyak,” beber Lies, panggilan Liestiadi, yang pernah satu tim dengan Markus saat berbaju PSMS.

Saat ini, Markus menjadi kapten tim bagi Arema walau dirinya terhitung baru bergabung bersama mereka.

Laporan: Artha Tidar/GOSport



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com